-UAS DESAIN BLOG- GAYA BELAJAR YANG HARUS KAMU KETAHUI

 

https://klasika.kompas.id/baca/jenis-gaya-belajar-anak/

Beberapa waktu lalu, dunia sosial dihebohkan dengan berita seorang remaja yang berhasil diterima di 7 kampus ternama di dunia. Ia bernama Ardian Hafidz Annafi, seorang remaja yang berusia 18 tahun berasal dari Kabupaten Boyolali. Ardian merupakan siswa lulusan dari SMA Pradita Dirgantara Boyolali. Di tahun 2022 ini, ia berhasil diterima di 7 kampus ternama di dunia dan pada akhirnya Ardian memilih melanjutkan pendidikannya di University of British Columbia. Menurut kabar yang dimuat di laman sindonews.com, orang tua Ardian mengatakan bahwa dalam kesehariannya Ardian suka mengurung diri di kamar untuk belajar dan membaca buku.

Dari sosok Ardian ini kita bisa mengambil sebuah contoh, bahwa setiap anak mempunyai gaya belajarnya masing-masing. Ada yang hanya bisa belajar di tempat yang sunyi jauh dari kebisingan, ada juga anak yang hanya bisa belajar apabila diperlihatkan dengan gambar atau video dan lain sebagainya. Tulisan ini akan mengulas sedikit mengenai macam-macam gaya belajar yang ada, selamat membaca.

PENGERTIAN GAYA BELAJAR

https://www.sosial79.com/2021/01/pengertian-definisi-syarat-ciri-dan.html

Gaya belajar adalah sebuah cara dalam menerima, mengolah, mengingat dan menerapkan informasi dengan mudah. Dengan mengetahui gaya belajar siswa, seorang pendidik dapat membantu siswa belajar sesuai dengan gaya belajar yang dimiliki siswa sehingga prestasi belajar siswa dapat tumbuh dengan baik melalui pembelajaran yang sesuai dengan gaya belajar siswa tersebut. Gaya belajar dapat disebut juga sebagai cara untuk mengenali berbagai metode belajar yang disukai serta lebih efektif bagi siswa itu sendiri. Setiap orang mempunyai gaya belajarnya masing-masing.

MACAM-MACAM GAYA BELAJAR

VISUAL

https://video.wearecontent.com/blog/comunicacion-audiovisual/comunicacion-visual-una-herramienta-util/

Gaya belajar visual ini menitikberatkan pada penglihatan, artinya seorang anak akan paham apabila diperlihatkan bukti-bukti konkret terlebih dahulu. Gaya belajar ini mengandalkan penglihatan mata dengan cara melihat dulu buktinya baru kemudian bisa mempercayainya. Terdapat beberapa karakteristik bagi anak yang memiliki gaya belajar visual di antaranya: 1) Memiliki kepekaan yang kuat terhadap warna; 2) Memiliki kesulitan dalam berdialog secara langsung; 3) Sulit mengikuti anjuran secara lisan; 3) Memiliki pemahaman yang cukup terhadap masalah artistik; 4) Sering salah memahami kata atau ucapan. 

AUDITORIAL

http://guruasyikpaud.blogspot.com/2015/03/gaya-belajar-auditorial.html

Gaya belajar ini mengandalkan pendengaran untuk dapat memahami dan mengingat hal yang dipelajarinya. Gaya belajar auditorial menempatkan indera pendengaran sebagai alat utama untuk menyerap informasi dan juga pengetahuan. Artinya, anak harus mendengar terlebih dahulu baru kemudian bisa mengingat dan memahami informasi yang didapat. Terdapat beberapa karakteristik bagi anak yang memiliki gaya belajar auditorial di antaranya: 1) Hanya bisa menyerap semua informasi melalui indera pendengaran yaitu telinga; 2) Mempunyai kesulitan untuk menyerap informasi dalam bentuk tulisan secara langsung; 3) Memiliki kesulitan dalam membaca ataupun menulis.

KINESTETIK

https://akumaubelajar.com/artikel/cara-memakai-kinesio-tape/

Gaya belajar ini mengharuskan anak untuk menyentuh sesuatu yang memberikan informasi tertentu supaya anak tersebut bisa mengingatnya. Tidak semua anak bisa melakukan gaya belajar ini. Terdapat karakteristik bagi anak yang memiliki gaya belajar kinestetik di antaranya adalah menempatkan tangan sebagai alat penerima informasi utama supaya dapat mengingatnya secara berkelanjutan. Dalam gaya belajar kinestetik ini, seorang anak hanya perlu memegangnya saja maka anak tersebut sudah mampu menyerap informasi tanpa harus membaca penjelasannya.

IMPLEMENTASI GAYA BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN

https://guruinovatif.id/@hafecshrp/menarik-untuk-guru-merancang-dialog-pedagogik-siswa-untuk-berpikir-kritis-dan-kreatif-dengan-model-pembelajaran-assure

Sangat penting bagi guru untuk memperhatikan model-model gaya belajar ketika akan merancang pembelajaran serta aktivitas-aktivitas di dalamnya yang melibatkan siswa. Di samping itu, guru juga harus mampu memperhatikan karakter khusus individu ketika menyimpannya dalam sebuah kelompok. Seorang guru harus jeli, siswa mana yang butuh banyak perhatian lebih, siswa mana yang butuh pemahaman lebih banyak dan lain sebagainya. Sebaiknya seorang guru mampu menguasai ketiga model gaya belajar di atas, sehingga mampu membantu setiap siswa untuk memahami materi pelajaran yang diterimanya.

Demikian sedikit ulasan yang bisa penulis bagi melalui tulisan ini, semoga bermanfaat.


Source:

https://daerah.sindonews.com/read/777469/707/ardian-hafidz-annafi-pendiam-dan-hobi-baca-buku-siswa-sma-boyolali-ini-diterima-7-kampus-ternama-dunia-1653300339/10

https://erudio.ub.ac.id/index.php/erudio/article/view/228











Komentar