Tulisan ini dibuat untuk memenuhi UTS mata kuliah Desain Blog
Semenjak terjadinya pandemi covid 19 di tahun 2020, masyarakat di dunia termasuk di Indonesia mulai menggunakan teknologi untuk tetap produktif meskipun terdapat batasan-batasan dalam melakukan aktivitas di luar rumah. Sejumlah perkantoran pun menerapkan kebijakan bekerja dari rumah, segala aktivitas yang biasanya dilakukan secara tatap muka di kantor seperti rapat kemudian untuk sementara waktu diganti dengan menggunakan media berbasis online.
Tak hanya aktivitas perkantoran seperti rapat, bahkan kegiatan belajar mengajar di sekolah atau perguruan tinggi juga dilakukan secara online atau daring. Sehingga murid dan guru tidak perlu bertemu bertatap muka secara langsung, tetapi cukup dari rumah mengajar dan belajar secara daring. Hal ini dilakukan untuk memutus rantai penyebaran virus covid 19, jika semakin semakin sedikit orang berkerumun maka akan semakin cepat pandemi covid 19 ini berakhir.
Lalu, di sini kami akan sedikit mengulas mengenai aplikasi Video Conference Google Meet dan cara menggunakannya
Apa Itu Google Meet?
Google Meet (sebelumnya dikenal Hangouts Meet) adalah layanan komunikasi video yang dikembangkan oleh Google.[1] Aplikasi ini merupakan salah satu dari dua Aplikasi yang nantinya akan mengganti Google Hangouts, yang lainnya adalah Google Chat. Google berencana akan mulai menghentikan Google Hangouts pada Oktober 2019.[2]
Google secara resmi meluncurkan Meet pada Maret 2017.[4] Layanan ini diluncurkan sebagai aplikasi konferensi video untuk maksimal 30 peserta, yang dideskripsikan sebagai versi Hangouts yang ramah perusahaan. Ini telah diluncurkan dengan aplikasi web, aplikasi Android, dan aplikasi iOS.
Meskipun Google Meet memperkenalkan fitur di atas untuk meningkatkan aplikasi Hangouts asli, beberapa fitur Hangouts standar tidak digunakan lagi, termasuk melihat peserta dan melakukan chat secara bersamaan. Jumlah umpan video yang diizinkan pada satu waktu juga dikurangi menjadi 8 (sementara hingga 4 umpan dapat ditampilkan dalam tata letak "tiles"), dengan memprioritaskan peserta yang terakhir menggunakan mikrofon mereka. Selain itu, fitur seperti kotak obrolan diubah untuk menghamparkan umpan video, daripada mengubah ukuran yang terakhir agar sesuai.
Selama tahun 2020 pandemi COVID-19, penggunaan Meet tumbuh dengan faktor 30 antara Januari dan April 2020, dengan 100 juta pengguna sehari mengakses Meet, dibandingkan dengan 200 juta penggunaan harian untuk Zoom pada minggu terakhir bulan April 2020.[5][6][7]
Fitur-Fitur Yang Ada di Google Meet
Fitur Google Meet di antaranya:
- Panggilan audio dan video dua arah dan multi arah dengan resolusi hingga 720p
- Obrolan yang menyertai
- Panggil enkripsi antara semua pengguna
- Filter audio pembatalan kebisingan
- Mode cahaya rendah untuk video
- Kemampuan untuk bergabung dalam rapat melalui browser web atau melalui aplikasi Android atau iOS
- Integrasi dengan Google Kalender dan Google Kontak untuk panggilan rapat sekali klik
- Berbagi layar untuk mempresentasikan dokumen, spreadsheet, presentasi
- Kemampuan untuk menelepon ke pertemuan menggunakan nomor dial-in di Amerika Serikat
- Host dapat menolak masuk dan menghapus pengguna selama panggilan
Cara Menggunakan Google Meet
Sebagai Host Google Meet
Di saat kita akan menjadi host atau penyelenggara sebuah meeting dengan Google Meet, maka kita lakukan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Buka search engine yang sudah terinstal di laptop kita. Search engine yang dimaksud dapat berupa aplikasi Google Chrome, Mozila Firefox dan lain sebagainya.
Sebagai Peserta Meeting di Google Meet
Di saat kita menjadi peserta meeting di Google Meet, terdapat langkah-langkah sebagai berikut:
1. Copy link meeting Google Meet yang telah dibagikan oleh host atau penyelenggara rapat kepada kita.
2. Lalu kita buka Google Meet di search engine. Kemudian link yang sudah kita copy tadi, kita paste atau tempelkan di kolom yang sudah disediakan. Lalu klik pada opsi "Join".
3. Setelah itu, akan muncul tampilan Google Meet di layar laptop kita. Lalu pilih opsi "Minta bergabung", kita tunggu sampai host atau penyelenggara meeting mengizinkan kita untuk bergabung. Di saat kita menunggu untuk diizinkan masuk, kita bisa memilih tools yang sudah disediakan untuk mengaktifkan/mematikan mic serta kamera. Sudah terdapat ikon mic dan kamera, klik apabila kita menghendakinya.
4. Apabila muncul tampilan seperti di bawah ini, menandakan bahwa kita sudah diizinkan masuk ke dalam meeting oleh host atau penyelenggara.
Tombol Penting Yang Wajib Diketahui di Google Meet
1. Tombol microphone, untuk mengaktifkan mic saat kita akan bicara atau mematikan mic saat kita tidak akan berbicara.
2. Tombol kamera, untuk mengaktifkan atau mematikan kamera sesuai kehendak kita.
3. Tombol persegi panah ke atas, untuk mempresentasikan lembar kerja kita. Sehingga peserta yang lain dapat melihat lembar kerja yang kita tayangkan.
4. Tombol titik yang berjumlah 3 merupakan menu setelan. Di menu ini kita bisa menyetel pengaturan-pengaturan sesuai yang kita kehendaki.
5. Tombol telepon, untuk meninggalkan atau mengakhiri meeting di Google Meet.
Sekian tulisan dari kami, semoga dapat membantu teman-teman dalam menjalani aktivitas di saat pandemi. Salam sehat selalu.
























Komentar
Posting Komentar