METODE CRITICAL INCIDENT di KEGIATAN PEMBELAJARAN

 
https://www.pngwing.com/id/free-png-zgvzm/download

Belakangan ini, media sosial mendadak ramai membicarakan video seorang guru yang mengajar di salah satu sekolah dasar yang ada di Kabupaten Lumajang. Diketahui guru tersebut bernama Pak Ribut yang saat ini masih berstatus sebagai guru honorer. Dalam video tersebut nampak sang guru sedang menjelaskan materi kepada muridnya dengan gaya yang khas sehingga murid yang diajarnya sangat antusias mendengarkan penjelasan dari beliau.

Hal ini bisa dijadikan salah satu contoh, bahwa seorang guru harus cerdas dalam pengelolaan kelas. Dalam kegiatan belajar mengajar di sebuah institusi pendidikan, seorang guru mempunyai tanggung jawab yang besar demi tercapainya tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan. Guru harus mampu menentukan metode pembelajaran seperti apa yang cocok untuk diaplikasikan ke dalam kegiatan belajar mengajar pada mata pelajaran yang diampunya. Karena sukses tidaknya sebuah kegiatan belajar mengajar, apabila tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan oleh guru dapat tercapai.

Salah satu faktor yang mempengaruhi tercapainya tujuan pembelajaran yaitu metode pembelajaran. Maka dari itu, seorang guru harus cerdas dan cakap dalam menguasai metode-metode pembelajaran yang ada. Tulisan ini akan sedikit mengulas mengenai metode pembelajaran Critical Incident, penulis berharap tulisan ini dapat memberikan manfaat kepada pembacanya.

PENGERTIAN

https://www.pngdownload.id/png-5lkmhd/download.html

Metode Critical Incident adalah metode pembelajaran yang dilakukan guru dengan cara menggali pengalaman siswa yang berkaitan dengan topik yang dipelajari. Metode ini digunakan agar peserta didik dapat fokus sejak awal proses pembelajaran. Metode Critical Incident termasuk salah satu metode active learning yang berarti pembelajaran yang tidak hanya terpusat dengan guru, tetapi siswa juga aktif seperti menyatakan pendapat, menyampaikan gagasan-gagasan, berdiskusi dan lain sebagainya.

TUJUAN

https://www.masimam.com/2016/07/hidup-tanpa-tujuan-itu-hambar.html

Tujuan dari metode pembelajaran Critical Incident ialah melibatkan peserta didik sejak awal pembelajaran dengan cara meminta peserta didik menceritakan pengalaman yang pernah mereka alami, yang mana pengalaman tersebut ada kaitannya dengan topik atau materi pembelajaran pada saat itu.

Sehingga dengan adanya pemaparan mengenai pengalaman yang pernah dialami oleh peserta didik, dapat melatih keberanian peserta didik itu sendiri. Di samping itu, dapat melatih karakter percaya diri peserta didik dalam berbicara di depan kelas atau di depan orang banyak.

LANGKAH-LANGKAH PENGGUNAAN METODE CRITICAL INCIDENT

https://www.pinclipart.com/downpngs/bRJRi_gambar-prosedur-clipart/

Langkah-langkah penggunaan metode Critical Incident sebagai berikut:

Guru membuka pembelajaran dengan doa;

Guru menyampaikan topik atau materi yang akan disampaikan kepada peserta didik;

Guru memberikan kesempatan beberapa menit kepada peserta didik untuk mengingat pengalaman mereka yang ada kaitannya dengan topik atau materi yang ada;

Peserta didik diminta menceritakan pengalamannya yang sesuai dengan topik atau materi tersebut dengan lantang dan jelas agar didengarkan oleh peserta didik lain;

Guru menyampaikan materi pelajaran dengan mengaitkan pengalaman peserta didik dengan materi yang akan disampaikan;

Guru memberikan pertanyaan kepada peserta didik, untuk mengukur tingkat kepahaman peserta didik terhadap materi yang telah disampaikan tadi;

Peserta didik diberikan waktu beberapa menit untuk menanyakan hal-hal yang belum dipahami mengenai materi yang telah disampaikan tadi;

Guru memberikan kesimpulan atas materi yang telah disampaikan pada hari itu;

Guru menutup pembelajaran dengan doa.

KELEBIHAN & KEKURANGAN METODE CRITICAL INCIDENT

https://www.dharmalestari.com/detail_artikel/2/kenali-kelebihan-dan-kekurangan

Metode Critical Incident ini mempunyai kelebihan di antaranya: 

Metode ini sangat cocok diterapkan pada materi-materi yang bersifat praktis;

Metode ini dapat mengaktifkan peserta didik sejak dimulainya pembelajaran;

Metode ini dapat mengajarkan peserta didik lebih berempati terhadap seseorang;

Metode ini dapat membuat kelas lebih menyenangkan, karena peserta didik mempunyai peran yang sangat dominan.

Metode Critical Incident ini mempunyai kekurangan di antaranya:

Metode ini kurang cocok apabila diterapkan pada materi-materi yang bersifat teoritis;

Metode ini hanya efektif jika digunakan di dalam kelas yang jumlah peserta didiknya sedikit dan tidak terlalu banyak, supaya peserta didik tidak malu untuk mengungkapkan pengalamannya.


Demikian sedikit ulasan yang bisa penulis bagi melalui tulisan ini, semoga bermanfaat.



Source:













Komentar